PPPOE ? Adalah sebuah protocol internet untuk mengenkapsulasi frame Point-to-Point Protocol di dalam frame Ethernet.
Jadi bisa di simpulkan PPPOE adalah sebuah akun internet yang mirip seperti DSL, okey dari pada berlama lama langsung saja ke tutorial cara setting PPPOE Server MikroTik.
1. Buka MikroTik Lalu Buat IP POOL
Langkah pertama yang dilakukan ketika membuat PPPOE Server ialah membuat IP Pool pada mikrotik, dengan cara klik menu IP lalu pilih POOL, seperti pada gambar di bawah ini,
Jika sudah terbuka seperti itu maka langkah selanjutnya ialah membuat IP POOLnya dengan cara seperti gambar di bawah ini,
Pada setting IP POOL ada 2 kolom yang wajib diisi yaitu Name dan Address, dan address disini tidak memerlukan CIDR seperti pada saat kita membuat IP Address, dan ingat IP POOL itu sangat berbeda dengan saat kita membuat IP Address.
Dan jangan lupa ketika setting Address jangan lupa juga sertakan sampai mana IP yang di buatnya, contoh disini kami membuat IP 192.168.5.1-192.168.5.254.
2. Setting PPPOE
Buka PPP pada menu maka akan muncul seperti gambar di bawah ini, sebelum kita buat pppoe alangkah lebih baiknya kita tentukan dulu kemana PPPOE Server ini di keluarkan, dan disini kami ingin mengeluarkan PPPOE Servernya pada port 2 atau ether2 pada mikrotik, jika sudah selesai menentukan port mana yang ingin di jadikan sebagai jalur keluar PPPOE Server, selanjutnya ialah buat PPPOEnya.
a. Masuk menu Profiles
Masukan nama PPPOE Profilesnya, kemudian setting Local Address dan Remote ke IP POOL yang sudah buat tadi, belum beranjak dari Profile, selanjutnya masuk parameter atau menu Protocols pada Profles, seperti gambar di bawah ini,
b. Masuk Menu Secret
Selanjutnya ialah membuat Username dan Password akun PPPOE Server yang akan di gunakan kepada client kita, seperti gambar di bawah ini,
Name pada gambar di atas itu ialah Username dan Password berada di bawahnya, dan jangan llupa Servicenya di ganti menjadi PPPOE, dan Profilenya di ganti ke Profile yang sudah kita buat tadi lalu apply ok.
Catatan kami untuk anda, jangan sampai lupa username dan password PPPOE Servernya, jika lupa maka perangkat Client tidak akan berjalan dengan lancar.
Jika sudah membuatnya dengan baik maka langsung saja colokkan kabel Ether2 ke Wifi Access Point Router, Kenapa Harus Access Point Router ? yaps di karenakan Access Point Router bisa menggunakan fitur PPPOE Client, seperti pada artikel Part 2 ini.
c. Setting PPPOE Server
Langkah yang terakahir ialah membuat PPPOE SERVER seperti pada gambar di bawah ini,
Pada PPPOE Server ini ialah yang membuat jalur yang mengarah pada port yang di pilih, dan disini kami memilih jalurnya ke ether2 dengan Service Name PPPOE Kamar, Interface Ether2, dan Profilenya KAMAR yang pada part 1 kita sudah buat.
Mungkin itu aja untuk Part 1 dari artikel bagaimana cara PPPOE Server pada mikrotik, jangan lupa liat part 2 pada link di bawah ini, terima kasih.
Part 1 : https://www.youtube.com/watch?v=lO-qzX71Akk
Part 2 : https://www.youtube.com/watch?v=qroVxurmbH0
Youtube : https://www.youtube.com/@se_mangga
.png)


0 Komentar