Sebagai network engineer pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya router dan switch namun dan alamat IP, namun apakah anda pernah mencoba Routing Dinamis ? belum pernah ? yuk mari kita coba untuk cara Routing Dinamis menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer.
1. Buat Skema
Langkah yang pertama ialah anda harus membuat skema seperti gambar diatas, agar kita bisa sama sama mencoba bagaimana cara routing dinamis.
2. Pengalamatan IP
Karena pada jaringan komputer itu pasti membutuhkan yang namanya IP Address maka dari itu silahkan tentukan alamat IP sesuka anda, sebelum lanjut kami ingin memberi tahu kepada anda bahwa kami sudah menentukan Router 1 Router 2 dan Router 3 yaitu seperti pada gambar di bawah ini,
dan pada tutorial kali ini kami menggunakan IP seperti pada List berikut :
- R1 ke R2 menggunakan IP : 10.10.10.0 / 30
- R2 ke R3 menggunakan IP : 20.20.20.0 / 30
- R3 ke R1 menggunakan IP : 30.30.30.0 / 30
- R1 ke SW1 menggunakan IP : 192.168.10.0 / 24
- R2 ke SW2 menggunakan IP : 192.168.20.0 / 24
- R3 ke SW3 menggunakan IP : 192.168.30.0 / 24
3. Menambahkan IP ke Perangkat
R1 :
Would you like to enter the initial configuration dialog? [yes/no]: no
Router>en
Router#conf t
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.252
Router(config-if)#int se3/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ip add 30.30.30.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no sh
R2 :
Would you like to enter the initial configuration dialog? [yes/no]: no
Router>en
Router#conf t
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ip add 10.10.10.2 255.255.255.252
Router(config-if)#int se3/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ip add 20.20.20.1 255.255.255.252
R3 :
Would you like to enter the initial configuration dialog? [yes/no]: no
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int se2/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ip add 20.20.20.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ip add 30.30.30.1 255.255.255.252
R1 ke Switch1 :
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ip add 192.168.10.1 255.255.255.0
R2 ke Switch2 :
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ip add 192.168.20.1 255.255.255.0
R3 ke Switch3 :
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ip add 192.168.30.1 255.255.255.0
Setting IP Komputer :
Langkah terakhir ialah melakukan Routing Dynamic menggunakan metode RIP Versi 2, dengan cara seperti berikut, kami ilustrasikan menggunakan Router 1 atau R1
Perhatikan gambar di atas, pada gambar di atas R1 terhubung dengan 3 Network yang berbeda yaitu 192.168.10.0 / 24, 10.10.10.0 / 30 dan 30.30.30.0 / 30
Nah ketiga network tersebut akan kami routing menggunakan metode Dynamic Routing yaitu RIP Version 2 atau versi 2, seperti pada perintah di bawah ini
Router(config)#router rip
Router(config-router)#ver 2
Router(config-router)#network 192.168.10.0
Router(config-router)#network 10.10.10.0
Router(config-router)#network 30.30.30.0
Router(config-router)#no auto-summary
Lanjut ke router 2 atau R2
Perhatikan gambar di atas, pada gambar di atas Router 2 atau R2 memiliki 3 network yang berbeda yaitu 192.168.20.0 / 24, 10.10.10.0 / 30 dan 20.20.20.0 / 30
Nah sama seperti langkah di atas kita lakukan routing juga pada R2, seperti pada perintah di bawah ini
Router(config)#router rip
Router(config-router)#ver 2
Router(config-router)#network 192.168.20.0
Router(config-router)#network 10.10.10.0
Router(config-router)#network 20.20.20.0
Router(config-router)#no auto-summary
Kemudian lanjut ke router 3 atau R3 dengan konfigurasi yang sama seperti kedua routing di atas
Perintah routing sama seperti yang sebelumnya, yaitu
Router(config)#router rip
Router(config-router)#ver 2
Router(config-router)#network 192.168.30.0
Router(config-router)#network 20.20.20.0
Router(config-router)#network 30.30.30.0
Router(config-router)#no auto-summary
Kemudian jika semua ter routing dengan baik, maka lakukan pengetesan Ping atau kirim surat antar komputer, jika sukses maka akan muncul seperti gambar di bawah ini,
Pada gambar di atas menunjukan bahwa telah sukses mengirimkan Ping atau kirim surat dari PC0 (Router1) ke PC2 (Router3), bisa di lihat pada gambar di bawah
Ya mungkin itu saja untuk artikel kali ini tentang bagaimana cara routing dinamis menggunakan RIP Version 2, Terima kasih dan selamat mencoba.
Jika anda mendapatkan kesulitan, anda bisa menonton videonya langsung pada link di bawah ini

0 Komentar