Untuk melamar pekerjaan anda harus perhatikan dengan baik urutan berkas agar anda memiliki peluang diterma di perusahaan impian semakin terbuka lebar dan menarik HRD, namun apakah anda sudah tau urutan penyusunan berkas berkas tersebut ?
Setelah anda sudah menyiapkan berkas lamaran kerja tersebut, anda juga harus tau bagaimana penyusunannya, hal ini bertujuan untuk memudahkan HRD dalam membaca dan memeriksa potensi anda, dan keseriusan anda dalam melamar pekerjaan impian anda.
Dan pada artikel kali ini kami akan membahas beberapa urutan yang benar dalam menyusun berkas lamaran tersebut, berikut tutorialnya.
1. Curriculum Vitae (CV)
Di urutan yang pertama yaitu CV, mengapa CV ? yaps di urutan pertama ialah CV dikarenakan HRD akan melihat segala info tentang anda, dan hal hal yang anda lakukan, untuk cara penulisan dan pembuatan CV silahkan klik pada link berikut disini,
2. Surat Lamaran Pekerjaan
Di urutan yang kedua yaitu Surat lamaran, yaps surat lamaran kerja ini ialah surat yang berisi tentang permohonan yang ditunjukan pada pimpinan perusahaan atau HRD, dan berkas surat lamaran kerja ini sangat penting hingga harus ada di depan.
3. Ijazah
Di urutan yang ketiga yaitu Ijazah, nah untuk Ijazah ini ialah Ijazah pendidikan terakhir anda, dan yang sudah di Legalisir oleh pihak kampus atau sekolah.
4. SKCK
Di urutan ke empat yaitu SKCK, SKCK ini adalah surat keterangn catatan kepolisian dan menjadi salah satu syarat melamar kerja.
5. KTP dan NPWP
Di urutan ke lima ialah KTP dan NPWP, untuk KTP dan NPWP adalah identitas pribadi agar HRD tau identitas anda sebagai pelamar, jika anda belum memiliki NPWP anda tidak harus punya juga tidak apa apa, namun jika pihak perusahaan membutuhkan NPWP anda harus membuatnya.
6. Surat Keterangan Sehat
Di urutan ke enam ialah Surat Keterangan Sehat, surat ini bertujuan agar HRD tau kondisi tubuh anda saat melamar ke perusahaan, dan anda bisa letakan SKS ini di urutan belakang.
7. Berkas Tambahan
Di urutan terakhir ini adalah beberapa berkas tambahan seperti misalnya anda memiliki sertifikat pelatihan, magang, organisasi, seminar, hingga TOEFL atau yang lainnya.
Berkas tambahan ini sebaiknya anda tambahkan jika anda memilikinya, ini sebagai nilai tambah anda dan anda akan semakin dilirik oleh HRD untuk ke tahap berikutnya.
Mungkin itu saja untuk artikel kali ini tentang urutan berkas berkas lamaran kerja, selamat mencoba dan teruslah berjuang !


1 Komentar
Mantap bang
BalasHapus